Minahasa – Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa menggelar Bazaar Ramadhan pada Selasa (25/3/2025) pukul 15.45 WITA di kantor Kejari Minahasa. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya serta memberikan layanan hukum gratis.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S, Kepala Kejari Minahasa B. Hermanto, S.H., M.H, Ketua DPRD Minahasa Robby Langkutoy, M.M, Wakapolres Minahasa Kompol Fenty Kawulur, S. Sos, Pasie Intel Kodim 1302 Minahasa Kapten Inf. Donny Lumenta, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Kajari Minahasa B. Hermanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa Bazaar Ramadhan juga dirangkaikan dengan pelayanan hukum dan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang dalam sambutannya mengakui bahwa lonjakan harga bahan pokok menjadi tantangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya. Oleh karena itu, ia mengapresiasi inisiatif Kejari Minahasa dalam menggelar bazaar ini. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan yang dapat membantu sesama,” kata Vanda Sarundajang saat membuka kegiatan secara resmi.
Selain bazaar, acara ini juga diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Wakapolres Minahasa Kompol Fenty Kawulur turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Polres Minahasa terhadap upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memberikan rasa aman bagi masyarakat selama pelaksanaan bazaar. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.
Dari semua pihak dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, kepolisian, bersama elemen masyarakat lainnya, diharapkan angka stunting di Minahasa dapat terus menurun, sehingga generasi mendatang tumbuh dengan lebih sehat dan berkualitas.
Polres Minahasa juga akan terus berperan dalam mendukung inisiatif ini melalui pendekatan berbasis keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, penurunan angka stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga menjadi perhatian bersama demi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Minahasa.