Ketua Barak Sulut Boy Barahama Minta Hiswana Migas dan Pertamina Bertanggung Jawab, Turun ke SPBU untuk Ambil Sampel dan Periksa Permasalahan yang Dikeluhkan di Media Sosial
Manado – Ketua Barak Sulut, Boy Barahama, mendesak Hiswana Migas dan Pertamina untuk segera bertanggung jawab atas permasalahan yang dikeluhkan masyarakat mengenai kualitas bahan bakar di sejumlah SPBU di Sulawesi Utara. Barahama meminta kedua pihak tersebut untuk turun langsung ke lapangan, mengambil sampel bahan bakar, dan melakukan pemeriksaan guna memastikan kualitas serta menjaga kepercayaan konsumen.
Desakan ini muncul setelah banyak keluhan masyarakat yang tersebar di media sosial terkait bahan bakar yang diduga berkualitas buruk, yang menyebabkan kerusakan pada kendaraan serta ketidaknyamanan bagi pengguna. Menurut Barahama, permasalahan tersebut perlu segera ditangani secara serius agar tidak merugikan konsumen lebih lanjut.
"Saya minta Hiswana Migas dan Pertamina tidak hanya diam dan menunggu keluhan, tetapi harus bertindak cepat dengan melakukan pemeriksaan di lapangan. Turun langsung ke SPBU, ambil sampel bahan bakar, dan pastikan kualitasnya sesuai dengan standar yang ada," tegas Boy Barahama.
Barahama menambahkan, pihak terkait harus memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah ini. Ia juga meminta agar pihak berwenang tidak hanya fokus pada masalah teknis, tetapi juga pada edukasi kepada konsumen terkait hak-hak mereka dalam mendapatkan bahan bakar yang berkualitas.
Dalam beberapa hari terakhir, keluhan terkait kualitas BBM memang semakin marak di media sosial. Sejumlah pengguna kendaraan mengaku mengalami masalah mesin dan performa kendaraan yang menurun setelah mengisi bahan bakar di beberapa SPBU tertentu. Sehingga, langkah tegas dari Hiswana Migas dan Pertamina dinilai sangat diperlukan untuk menjaga kualitas layanan dan memenuhi hak konsumen.